GUDANGCIREBON.COM – Gudang merupakan salah satu unsur yang penting di dalam bisnis. Bahkan, gudang menjadi salah satu perantara antara proses produksi, distribusi, hingga konsumsi dalam bidang ekonomi.

Mengutip dari Lembaga Manajemen Pergudangan, istilah gudang merujuk pada suatu tempat penyimpanan khusus yang memiliki fungsi tertentu. Salah satu fungsi dari gudang adalah untuk menyimpan persediaan bahan baku atau produk sebelum mendapatkan proses yang lebih lanjut.

Keberadaan gudang juga menjadi salah satu indikator kuantitas serta kualitas produksi dalam kurun waktu tertentu. Dengan begitu, gudang pun menjadi satu-satunya solusi yang perlu ditempuh oleh suatu perusahaan.

Dengan kata lain, gudang merupakan unsur pendukung bagi produsen di dalam melakukan bisnis. Sebab, gudang dapat menjadi tempat penampungan sementara bahan baku hingga seluruh komponen fisik milik perusahaan.

Namun, fungsi gudang tidak hanya itu saja. Bagi Anda selaku produsen, berbagai fungsi gudang hingga jenis-jenisnya menjadi sesuatu hal yang perlu diperhatikan. Melansir dari berbagai sumber, Kamis (11/11/2021), berikut ulasan selengkapnya untuk Anda.

Fungsi Gudang

Secara umum, gudang merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk suatu tempat penyimpanan. Namun, ternyata terdapat fungsi lain yang perlu dipahami.

Gudang juga berfungsi sebagai sarana komunikasi antar berbagai pihak di dalam suatu bisnis. Adapun beberapa fungsi gudang tersebut antara lain sebagai berikut,

1. Fungsi Penyimpanan

Melansir dari repository.stei.ac.id dalam Arwani (2009:23), fungsi gudang yang utama adalah sebagai tempat penyimpanan. Dalam bahasa Inggris, istilah ini disebut dengan storage and movement.

Sesuai namanya, gudang memiliki peran utama untuk menampung berbagai barang fisik seperti bahan baku mentah, setengah jadi, hingga siap untuk dijual.

Dengan adanya gudang, maka prinsip ekonomi harus dapat dilaksanakan dengan baik. Prinsip tersebut berupa menggunakan modal atau ruang semaksimal mungkin dengan biaya rendah untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

2. Fungsi Permintaan Konsumen

Di samping itu, fungsi gudang yang kedua adalah sebagai wadah untuk melayani permintaan pelanggan. Dalam bahasa Inggris, istilah ini disebut dengan order full fillment.

Secara umum, gudang berperan aktif untuk menyediakan pelayanan yang baik kepada konsumen dengan menjamin ketersediaan produk.

Cara tersebut tentu mampu menghemat biaya karena proses pengiriman dapat dibuat secara periodik dalam waktu tertentu saja serta dalam jumlah yang telah ditentukan.

3. Fungsi Distribusi

Fungsi gudang yang ketiga adalah sebagai pendukung proses distribusi. Gudang sebagai tempat penyimpanan barang akan memastikan ketersediaan barang yang akan disampaikan kepada konsumen.

Berbagai barang yang telah jadi akan siap untuk didistribusikan kepada pelanggan. Tanpa gudang, maka produsen akan merasa kesulitan untuk mengetahui ketersediaan hingga proses distribusi.

4. Fungsi Konsolidasi

Selain itu, fungsi gudang yang tak kalah penting yakni sebagai wadah konsolidasi. Proses produksi dan distribusi tentu melibatkan komunikasi yang baik antara berbagai pihak di dalam suatu perusahaan.

Oleh karena itu, gudang berperan penting untuk menjaga fungsi konsolidasi yang solid sebelum barang diterima konsumen. Komunikasi yang baik juga menentukan kualitas produk sebelum diterima pelanggan.

Tipe Gudang

Selain mengetahui fungsi gudang, penting bagi Anda untuk memahami pula tentang beberapa tipe gudang. Adapun tipe-tipe gudang tersebut antara lain sebagai berikut,

1. Gudang Pabrik

Gudang pabrik merupakan tempat yang digunakan untuk menerima serta menyimpan berbagai bahan. Selain itu, gudang pabrik juga berfungsi penting di dalam transaksi internal hingga proses distribusi.

2. Gudang Pokok

Berbeda dengan gudang pabrik, gudang pokok berfungsi untuk menerima barang jadi, menyimpan barang, hingga pengiriman barang ke gudang distribusi.

3. Gudang Distribusi

Sesuai namanya, gedung ini berfungsi untuk melakukan berbagai transaksi distribusi hingga penerimaan barang jadi. Dalam beberapa waktu, gudang distribusi juga berperan sebagai gudang pokok.

4. Gudang Ritel

Gudang ritel merupakan tipe gudang yang seringkali bersinggungan langsung dengan konsumen. Sebab, gudang tipe ini memiliki toko yang langsung menyalurkan barang kepada konsumen.

Jenis-jenis Gudang

Baik menurut kegunaan ataupun waktunya, gudang memiliki beberapa jenis. Bagi Anda yang kini sedang membangun bisnis, berbagai jenis gudang berikut ini perlu dipahami dengan baik. Beberapa jenis gudang tersebut antara lain sebagai berikut,

1. Gudang Operasional

Jenis gudang yang pertama adalah gudang operasional. Sesuai dengan namanya, gudang jenis ini berfungsi untuk menampung berbagai macam barang berupa raw material hingga sparepart.

Kedua jenis barang ini nantinya akan mendukung penuh jika proses produksi sedang berjalan. Dengan adanya gudang operasional, maka biaya produksi pun dapat ditekan dengan maksimal.

2. Gudang Perlengkapan

Sementara itu, jenis gudang kedua adalah gedung perlengkapan. Gedung jenis ini berfungsi untuk menyimpan segala perlengkapan yang digunakan sebagai pendukung proses produksi.

 

Perlengkapan tersebut tidak akan ditemui pada gudang operasional maupun jenis lainnya karena hanya digunakan saat proses produksi saja. Setelah digunakan, maka perlengkapan tersebut akan ditempatkan kembali di gudang perlengkapan.

3. Gudang Pemberangkatan

Jenis gudang yang berikutnya adalah gudang pemberangkatan. Sesuai namanya, maka gudang jenis ini berperan penting untuk menampung segala barang jadi untuk siap dilakukan proses distribusi.

Oleh sebab itu, jenis gudang pemberangkatan juga seringkali disebut dengan gudang barang jadi. Di tempat inilah semua barang jadi dapat dimonitor dengan baik oleh produsen.

4. Gudang Musiman

Jenis gudang yang terakhir adalah gudang musiman. Gudang musiman ini beroperasi hanya pada waktu tertentu saja. Oleh karena itu, gudang ini bersifat sekunder atau sementara.

Saat gudang operasional atau gudang pemberangkatan tidak dapat menampung berbagai barang lagi, maka gudang musiman akan difungsikan.

Biasanya, gudang musiman akan menimbulkan biaya sewa jika tempatnya bukan merupakan milik produsen.

Spread the love
0 Komentar